INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pameran otomotif tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2026 atau GIIAS 2026 dipastikan kembali digelar pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition. Ajang yang disebut sebagai pameran otomotif terbesar di dunia di luar China itu hadir di tengah tren positif industri otomotif nasional, baik dari sisi penjualan domestik maupun ekspor kendaraan.
Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan wholesales kendaraan pada April 2026 mencapai 80.776 unit atau naik 55 persen secara tahunan. Sementara secara kumulatif sepanjang Januari hingga April 2026, penjualan otomotif nasional tercatat mencapai 289.787 unit atau tumbuh 12,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kinerja ekspor otomotif Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Pengiriman mobil completely built up (CBU) ke luar negeri pada April 2026 mencapai 159.662 unit atau naik 10,4 persen secara tahunan. Adapun ekspor kendaraan completely knocked down (CKD) meningkat signifikan hingga 76,4 persen dengan total pengiriman mencapai 25.791 set.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Putu Juli Ardika, menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi industri otomotif nasional. Menurut dia, pertumbuhan penjualan dan ekspor membuktikan bahwa industri otomotif Indonesia masih memiliki daya tahan yang kuat sekaligus potensi ekspansi yang besar.
“Pelaksanaan GIIAS 2026 diharapkan dapat menjadi motor penggerak yang memberikan dorongan lebih besar bagi pasar otomotif kita. Melalui pameran berskala internasional ini, kami ingin menciptakan pertumbuhan industri dengan mengenalkan inovasi teknologi terbaru langsung kepada masyarakat, yang pada akhirnya akan semakin meningkatkan gairah pasar,” ujar Putu dalam keterangannya, Selasa (26/5).
Ia juga menyoroti masuknya berbagai merek kendaraan baru ke pasar Indonesia sebagai indikator positif bagi kesehatan industri otomotif nasional. Menurut Putu, kehadiran pemain baru bukan hanya memperluas pilihan konsumen, tetapi juga membuka peluang investasi dan penguatan basis produksi otomotif di dalam negeri.
“Hadirnya merek-merek baru bukan sekadar meramaikan pilihan bagi konsumen, melainkan membawa potensi investasi yang besar bagi Indonesia. GAIKINDO terus mendorong dan menyambut baik komitmen para pemegang merek baru ini untuk tidak hanya memasarkan produknya, tetapi juga membangun fasilitas produksi di dalam negeri,” kata Putu.
Pada penyelenggaraan tahun ini, GIIAS 2026 akan menghadirkan lebih dari 60 merek otomotif global dari berbagai negara. Merek kendaraan penumpang yang dipastikan hadir antara lain Toyota, Honda, BMW, Mercedes-Benz, BYD, Hyundai, hingga VinFast dan Xpeng.
Selain kendaraan penumpang, pameran ini juga akan diramaikan oleh merek kendaraan komersial, sepeda motor, perusahaan karoseri, hingga ratusan industri pendukung otomotif lainnya. Tingginya minat peserta membuat hampir seluruh area pameran di ICE BSD telah terisi penuh.
Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan GIIAS kini menjadi salah satu ajang prioritas bagi merek global untuk meluncurkan produk terbaru mereka, bahkan untuk pasar Asia Tenggara.
“Banyak dari produsen besar dunia yang memilih GIIAS sebagai tempat peluncuran pertama produk mereka di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Kepercayaan besar inilah yang melandasi komitmen kami untuk terus menjaga kualitas pameran,” ujar Anton.
Setelah penyelenggaraan di BSD City, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke sejumlah kota besar. GIIAS Surabaya dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex Surabaya, disusul GIIAS Bandung pada 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom. Kemudian GIIAS Semarang akan digelar pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome Semarang, dan ditutup dengan GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
GAIKINDO juga berencana memperluas jangkauan pamerannya dengan menghadirkan GIIAS Bali 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.