INDUSTRY.co.id - Jakarta — Perusahaan konsultan properti dan manajemen investasi terkemuka, Colliers resmi merilis Laporan Keberlanjutan Global 2025. Laporan ini menunjukkan kemajuan yang terukur dalam memenuhi komitmen keberlanjutan mereka, baik di kawasan Asia Pasifik maupun secara global.

Beberapa poin kemajuan yang dicapai meliputi penurunan intensitas emisi, peningkatan pengalaman di lingkungan kerja, penguatan tata kelola dan etika, serta adopsi kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

​Dokumen ini menguraikan langkah berkelanjutan Colliers dalam menjalankan Built to Last, sebuah strategi keberlanjutan global perusahaan. Strategi tersebut berfokus pada prioritas lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang sangat krusial untuk mengelola risiko sekaligus mendorong dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

​Di kawasan Asia Pasifik, Colliers mencatat pencapaian signifikan dengan berhasil mengurangi intensitas emisi Cakupan 1 dan 2 sebesar 41,3 persen dari garis dasar tahun 2021. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 9,26 persen secara tahunan (year-over-year).

Selain itu, perusahaan juga sukses memasok 36 persen kebutuhan listrik untuk portofolio mereka di Asia Pasifik dari sumber energi terbarukan. Di bidang sosial, para karyawan Colliers di wilayah ini telah menyumbangkan lebih dari 7.260 jam sukarela untuk mendukung berbagai inisiatif komunitas lokal.

​Secara global, performa keberlanjutan Colliers juga menunjukkan tren positif. Perusahaan berhasil menekan intensitas emisi Cakupan 1 dan 2 sebesar 32,2 persen dari garis dasar tahun 2021, atau membaik 6,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Penggunaan energi terbarukan untuk portofolio global telah mencapai 42 persen, didukung oleh kontribusi sosial karyawan yang melampaui 16.400 jam kerja sukarela di seluruh dunia.

​Menanggapi pencapaian ini, Sam Harvey-Jones selaku Chief Operating Officer Colliers Asia Pasifik menekankan pentingnya hasil yang nyata dalam setiap agenda keberlanjutan perusahaan.

​"Ketika ekspektasi keberlanjutan kini menjadi lebih didorong oleh kinerja, fokus kami adalah memberikan hasil yang memperkuat, mengurangi risiko, dan menciptakan nilai abadi dalam operasional kami sendiri maupun bagi para klien," ujar Sam Harvey-Jones.

​Ia juga menambahkan rasa bangganya terhadap dedikasi seluruh tim dalam mewujudkan komitmen tersebut secara nyata di lapangan.

​"Saya bangga dengan kemajuan kami di tahun 2025 dan bagaimana para profesional kami di seluruh kawasan Asia Pasifik terus mengubah ambisi menjadi tindakan nyata. Laporan ini mencerminkan posisi kita saat ini dan ke mana arah tujuan kita untuk tetap tangkas, fokus, dan bersemangat tentang dampak positif yang dapat kita ciptakan bersama," pungkasnya.

​Dengan keahlian yang mencakup Real Estat Komersial, Teknik, dan Manajemen Investasi, Colliers berkomitmen mendukung klien di setiap siklus hidup aset mereka. Dukungan ini dimulai dari tahap strategi dan perencanaan, penyampaian, operasional, hingga masa transisi. Melalui pendekatan ini, Colliers membantu para klien merespons perkembangan regulasi, tekanan energi dan biaya, serta risiko-risiko yang berkaitan dengan perubahan iklim.

​Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik, Laporan Keberlanjutan Global Colliers 2025 ini disusun dengan mengacu pada standar-standar internasional yang ketat, yaitu Global Reporting Initiative (GRI) Standards, Sustainability Accounting Standards Board (SASB), serta Task Force on Climate-related Financial Disclosure (TCFD).