INDUSTRY.co.id - Jakarta – Datadog memperkuat ekspansinya di Indonesia dengan menunjuk Karina Gunawan sebagai Regional Vice President Enterprise untuk Indonesia dan Greater Mekong Subregion (GMS). Penunjukan ini dilakukan seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) dan komputasi cloud di Asia Tenggara, sekaligus menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperdalam keterlibatan dengan pelanggan korporasi di kawasan tersebut.

Area Vice President Enterprise ASEAN & SAARC Datadog, Ali Azarian, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar teknologi paling dinamis dan kompetitif di Asia Tenggara. Menurutnya, Karina telah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan bisnis Datadog di kawasan dan memiliki pemahaman kuat terhadap kebutuhan pelanggan serta lanskap industri.

"Indonesia merupakan salah satu kawasan teknologi paling dinamis dan kompetitif di Asia Tenggara. Karina telah memberikan kontribusi nyata dalam pertumbuhan Datadog di kawasan ini. Ia juga memiliki pemahaman mendalam terhadap lanskap industri, pelanggan, serta apa yang diperlukan untuk membangun kemitraan bisnis jangka panjang. Penunjukan ini mencerminkan keyakinan penuh kami terhadap Karina, sekaligus komitmen kami menjadikan Indonesia dan kawasan GMS sebagai prioritas utama," ujar Ali Azarian.

Dalam peran barunya, Karina akan berfokus membantu perusahaan-perusahaan Indonesia meningkatkan visibilitas terhadap lingkungan cloud yang semakin kompleks, mendukung transisi dari tahap eksperimen AI menuju implementasi produksi yang lebih andal, serta memperkuat integrasi keamanan dan kepatuhan di seluruh lapisan aplikasi.

Karina menilai percepatan pemanfaatan AI telah mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis, konsumen berinteraksi dengan layanan digital, hingga bagaimana infrastruktur teknologi dibangun. Namun, menurutnya, percepatan tersebut harus dibarengi dengan pengawasan dan kontrol yang memadai.

"AI mempercepat segala aspek, dari cara bisnis menjalankan operasionalnya, cara konsumen menjalani kesehariannya, hingga cara infrastruktur digital dibangun. Namun, akselerasi tanpa kendali yang memadai hanya akan menjadi risiko dalam skala besar. Perusahaan perlu memahami nilai nyata dari aplikasi AI mereka. Sedangkan bagi konsumen, ketahanan kehidupan digital mereka secara langsung bergantung pada ketahanan sistem yang mendasarinya. Itulah inti dari observability — dan Indonesia telah siap untuk mengambil bagian dalam percakapan tersebut," kata Karina.

Indonesia saat ini menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan adopsi cloud dan AI tercepat di Asia Tenggara. Didukung oleh ekosistem digital yang besar, mulai dari sektor jasa keuangan, e-commerce, logistik hingga telekomunikasi, pemerintah juga menempatkan pengembangan AI sebagai salah satu pilar utama menuju visi Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, ancaman keamanan siber juga terus meningkat. Datadog mencatat Indonesia menghadapi sekitar 3.300 upaya serangan siber setiap pekan, tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Kondisi ini mendorong kebutuhan perusahaan terhadap sistem observability dan keamanan yang lebih terintegrasi.

Urgensi tersebut juga tercermin dalam laporan "State of AI Engineering 2026" yang dirilis Datadog. Laporan itu menunjukkan hampir 70% perusahaan global kini menjalankan tiga model AI atau lebih secara bersamaan. Selain itu, adopsi framework agen AI meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, sekitar 5% permintaan model AI masih mengalami kegagalan dalam lingkungan produksi, yang sebagian besar disebabkan keterbatasan kapasitas infrastruktur dan tingginya kompleksitas operasional.

Sejumlah perusahaan teknologi dan digital di Indonesia telah memanfaatkan platform Datadog untuk mengatasi tantangan tersebut. Telkomsel menggunakan solusi Datadog untuk mengelola kompleksitas cloud dalam skala nasional. Sementara Blibli memanfaatkan platform tersebut guna meningkatkan kolaborasi antar tim teknis dan menjaga optimalisasi sistem bagi jutaan pelanggan. Flip.id menggunakan Datadog untuk memperluas akses terhadap data telemetri bagi para engineer, sedangkan Vidio mengandalkannya untuk menjaga keandalan layanan streaming saat diakses hingga delapan juta penonton secara bersamaan.

Melalui penunjukan Karina Gunawan, Datadog berharap dapat memperkuat posisinya di Indonesia dan berperan lebih aktif dalam mendukung perusahaan-perusahaan lokal menghadapi tantangan transformasi digital dan implementasi AI yang semakin kompleks.