INDUSTRY.co.id - Jakarta, VOYA memperluas portofolio produknya dengan meluncurkan dua varian sirup floral terbaru, Cherry Blossom Syrup dan Elderflower Syrup, dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang selaras dengan perkembangan tren minuman global sekaligus memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan industri food and beverage (F&B) di Indonesia.
Sebagai merek sirup lokal, VOYA terus memosisikan diri sebagai mitra bagi pelaku usaha minuman, mulai dari bisnis yang baru dirintis hingga usaha berskala besar.
Melalui beragam pilihan sirup dan bahan minuman, perusahaan ingin membantu pelaku industri hospitality menghadirkan kreasi menu yang lebih inovatif dan memiliki nilai tambah sesuai kebutuhan pasar.
Director of VOYA, Diana Tjahjono, mengatakan peluncuran kedua produk tersebut merupakan hasil riset perusahaan terhadap tren minuman dunia yang semakin mengutamakan pengalaman menikmati minuman melalui karakter rasa yang khas.
"Produk yang kami hadirkan bukan hanya menawarkan rasa, tetapi juga pengalaman bagi penikmatnya. Kami ingin menginspirasi para pelaku usaha untuk menghadirkan kreasi minuman baru yang mampu menjawab kebutuhan pasar," ujar Diana.
FHI 2026 dipilih sebagai lokasi peluncuran karena menjadi salah satu pameran terbesar bagi industri makanan, minuman, hotel, restoran, dan kafe di Indonesia.
Selama penyelenggaraan pameran, pengunjung dapat mencicipi berbagai kreasi minuman berbahan dasar produk VOYA, menyaksikan demonstrasi pembuatan minuman, hingga berkonsultasi langsung dengan tim perusahaan mengenai pengembangan menu dan peluang bisnis.
Di sisi lain, Beverages Specialist VOYA, Ignatius Pambudi, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini telah memiliki lebih dari 100 varian produk yang mencakup sirup, powder, dan berbagai bahan minuman lainnya.
"Ragam produk kami meliputi varian kopi, teh, cokelat, matcha, herbal, hingga cita rasa khas Indonesia seperti kunyit asam, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen usaha F&B," jelas Ignatius.
Cherry Blossom Syrup menawarkan karakter floral yang lembut dan ringan sehingga mudah dipadukan dengan teh maupun minuman berbasis buah.
Sementara itu, Elderflower Syrup menghadirkan cita rasa botanical yang segar dengan karakter kompleks, menjadikannya cocok digunakan dalam berbagai kreasi mocktail maupun cocktail.
VOYA menyebut inovasi produk terus dikembangkan melalui riset terhadap tren global sekaligus masukan dari pelanggan agar setiap produk yang dihadirkan tetap relevan dengan kebutuhan pasar domestik.
Hingga kini, perusahaan telah bekerja sama dengan ribuan mitra usaha di berbagai daerah dan terus memperluas jaringan distribusinya di Indonesia.
Selain mengedepankan inovasi, perusahaan juga menawarkan efisiensi bagi pelaku usaha.
Kedua varian floral terbaru tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp100.000 per botol berukuran 750 ml dan mampu menghasilkan sekitar 30 hingga 33 sajian, sehingga dinilai dapat membantu menjaga efisiensi biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas produk.
Brand Manager VOYA, Dea Tri Jayanti, menegaskan bahwa partisipasi perusahaan dalam FHI 2026 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan bisnis pelaku usaha minuman di Tanah Air.
"Dengan inovasi yang berkelanjutan, VOYA optimistis dapat terus mendukung pertumbuhan industri hospitality Indonesia sekaligus menghadirkan produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," tutup Dea.