INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membantah keras anggapan bahwa Indonesia mengalami deindustrialisasi dini.
Pemerintah justru menilai sektor manufaktur nasional masih menjadi tulang punggung ekonomi dan terus menunjukkan tren penguatan dalam beberapa tahun terakhir.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, kontribusi industri pengolahan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional terus meningkat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
“Kontribusi PDB industri pengolahan terhadap PDB nasional naik dari 17,92 persen pada triwulan II-2022 menjadi 19,20 persen pada triwulan I-2026,” ujar Febri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (22/5).
Menurut Febri, tudingan deindustrialisasi muncul karena kesalahan memahami data time series PDB industri pengolahan periode 2005-2025.
Ia menjelaskan, terdapat perubahan konsep dan metode penghitungan PDB oleh BPS yang membuat data lama dan baru tidak bisa dibandingkan secara langsung.
Selain kontribusi terhadap PDB yang meningkat, Kemenperin juga menyoroti penyerapan tenaga kerja sektor manufaktur yang terus tumbuh. Jumlah pekerja industri pengolahan naik dari 18,7 juta orang pada 2021 menjadi 20,3 juta orang pada 2025 atau meningkat 8,63 persen.
“Tidak ada shifting tenaga kerja keluar dari sektor industri pengolahan. Industri manufaktur tetap kompetitif dan mampu menyerap tenaga kerja baru,” kata Febri.
Kemenperin juga mencatat capaian penting pada 2025, yakni pertumbuhan industri pengolahan sebesar 5,30 persen yang untuk pertama kalinya dalam 13 tahun melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.
Tak hanya itu, investasi sektor manufaktur juga melonjak. Hingga 23 April 2026, tercatat 633 perusahaan membangun fasilitas produksi baru dengan total investasi mencapai Rp 418,62 triliun dan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 219.684 orang.
Pemerintah optimistis sektor manufaktur akan terus menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Baca juga: Sejarah Berdirinya Kemenperin: Peran Menperin dalam Industri Nasional