INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di tengah percepatan transformasi digital nasional, kebutuhan terhadap layanan keamanan siber terus meningkat, terutama di sektor pemerintahan, jasa keuangan, infrastruktur kritikal, hingga korporasi. Kondisi tersebut mendorong PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia/Perseroan) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, memperkuat struktur organisasi dan kapabilitas bisnis untuk menangkap peluang pertumbuhan di industri keamanan digital.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (21/5/2026), Perseroan menegaskan fokus pengembangan pada area cyber resilience, managed security services, serta penguatan solusi keamanan berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan ancaman digital dan kecerdasan buatan (AI).

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Yulius C. Rusli dan Viko Setiyawan sebagai Direktur Perseroan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas eksekusi bisnis, pengembangan strategis, dan kesiapan organisasi dalam merespons dinamika industri keamanan siber yang berkembang cepat.

Di sisi lain, RUPST juga menerima pengunduran diri Bambang Susilo dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Meski demikian, Bambang tetap akan berkontribusi melalui peran strategis sebagai pimpinan unit bisnis Governance, Risk and Compliance (GRC), sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan di sektor keamanan siber.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Rudolf Dannacher, mengatakan penguatan struktur kepemimpinan menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pertumbuhan jangka panjang Perseroan.

“Industri keamanan siber kini memasuki fase yang semakin strategis bagi keberlanjutan bisnis dan ketahanan nasional. Karena itu, penguatan organisasi bukan hanya tentang pertumbuhan Perseroan, tetapi juga memastikan kami memiliki struktur, kapabilitas dan kepemimpinan yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar yang berkembang sangat cepat. Kami melihat momentum besar di Indonesia dan ITSEC Asia siap mengambil peran yang lebih signifikan dalam membangun ekosistem keamanan digital yang tangguh,” ujar Patrick.

Ia menilai meningkatnya ancaman digital di berbagai sektor turut membuka ruang ekspansi yang besar bagi penyedia layanan keamanan siber nasional. Dengan penguatan organisasi dan tata kelola, Perseroan optimistis mampu mempercepat pertumbuhan secara berkelanjutan.

Direktur ITSEC Asia yang baru diangkat, Yulius C. Rusli, menambahkan kebutuhan keamanan siber kini telah menjadi prioritas strategis bagi banyak organisasi. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang bagi Perseroan untuk memperluas layanan sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan.

“Keamanan siber saat ini sudah menjadi kebutuhan strategis bagi banyak organisasi. Kami melihat peluang besar untuk terus memperkuat kapabilitas Perseroan dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi pelanggan melalui inovasi, kolaborasi dan eksekusi yang lebih solid,” ujar Yulius.

Sementara itu, Viko Setiyawan menilai fondasi bisnis dan organisasi yang dimiliki ITSEC Asia saat ini cukup kuat untuk menopang ekspansi di tengah perubahan lanskap ancaman digital yang berlangsung cepat.

“Kami percaya fondasi yang dimiliki ITSEC Asia hari ini memberikan ruang yang sangat kuat untuk bertumbuh. Fokus kami adalah memastikan Perseroan terus agile dalam menjawab kebutuhan pasar dan perkembangan ancaman digital yang terus berubah,” kata Viko.

Saat ini, susunan Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari Presiden Komisaris Richardus Eko Indrajit, Komisaris Andri Hutama Putra, dan Komisaris Independen Agustinus Nicholas L. Tobing. Sementara jajaran Direksi dipimpin Presiden Direktur Patrick Rudolf Dannacher dan Wakil Presiden Direktur Marek Bialoglowy, bersama Direktur Eko Prasudi Widianto, Doni Mora, Yulius C. Rusli, dan Viko Setiyawan.

Patrick menegaskan Perseroan kini memasuki fase yang berfokus pada eksekusi bisnis dan pertumbuhan yang terukur. “Kami memasuki fase di mana fokus utama adalah eksekusi dan pertumbuhan yang terukur. Dengan pondasi yang telah diperkuat, ITSEC Asia siap mendorong ekspansi sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.