INDUSTRY.co.id - Jakarta - Program pemberdayaan kewirausahaan perempuan prasejahtera di wilayah urban, Empower Academy, kembali menggelar pelatihan intensif guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro rumah tangga. Kegiatan yang berlangsung di Balai RW 04, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada 22 April 2026 itu diikuti oleh 25 perempuan pelaku usaha yang aktif menjalankan bisnis rumahan di lingkungannya.
Mengusung tema “Inovasi Produk dan Kelayakan Produk”, pelatihan ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM memahami pentingnya menghadirkan produk yang tidak hanya dapat diproduksi, tetapi juga sesuai kebutuhan pasar, memiliki kualitas yang baik, serta memenuhi standar kelayakan jual di tengah persaingan yang semakin ketat.
Dalam kegiatan tersebut, CEO PT Magfood Inovasi Pangan dan PT Magfood Amazy Internasional, Yanty Melianty, hadir langsung sebagai pemateri. Ia membagikan pengalaman dan wawasan terkait pengembangan produk pangan yang berkelanjutan dan kompetitif.
Menurut Yanty, terdapat empat fondasi utama yang harus diperhatikan pelaku usaha dalam membangun produk berkualitas, yakni inovasi dan riset pasar, standar keamanan pangan, konsistensi kualitas, serta estetika produk.
“Produk yang baik bukan hanya yang enak atau fungsional, tetapi yang bisa dipercaya oleh konsumen secara konsisten dan terlihat meyakinkan sejak pertama kali dilihat,” ujar Yanty dalam sesi pemaparannya.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik pembuatan label kemasan. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada pentingnya desain kemasan sebagai elemen utama dalam membangun identitas usaha dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Produk Magfood Bumbu Tabur dan Amazy digunakan sebagai contoh kemasan yang telah berhasil diterapkan dalam aktivitas penjualan komersial. Peserta kemudian dibagi menjadi lima kelompok untuk mendiskusikan produk yang ingin mereka kembangkan dan merancang label sederhana berisi nama usaha, nomor kontak, serta gambar produk.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Setiap kelompok mempresentasikan hasil desain mereka di hadapan peserta lain untuk melatih rasa percaya diri sekaligus membuka ruang diskusi dan pertukaran ide.
Pada sesi penutup, peserta diminta menyusun Standard Operating Procedure (SOP) untuk produk usaha masing-masing. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan standar rasa, kualitas, dan kebersihan produk dapat terjaga secara konsisten.
Empower Academy menilai penyusunan SOP menjadi bagian penting dalam mendorong pelaku usaha mikro agar mampu menerapkan sistem kerja yang lebih profesional, sebuah praktik yang selama ini identik dengan usaha berskala besar.
Melalui rangkaian pelatihan ini, Empower Academy berharap perempuan pelaku usaha di Rawa Buaya dapat mengembangkan bisnis secara lebih profesional, inovatif, dan percaya diri. Keterlibatan praktisi industri seperti Yanty Melianty dinilai memberikan nilai tambah karena peserta memperoleh wawasan langsung dari pelaku industri yang telah membangun merek pangan berskala nasional.
Selain mendukung kegiatan pelatihan, PT Magfood Inovasi Pangan dan PT Magfood Amazy Internasional juga terus memperkuat perannya dalam pengembangan ekosistem usaha pangan nasional. Perusahaan menyediakan berbagai layanan mulai dari produk bumbu tabur premium, layanan maklon dan private label, pelatihan UMKM, hingga konsultasi pengembangan bisnis kuliner.
Melalui ekosistem layanan tersebut, Magfood Amazy menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pemasok bahan pangan, tetapi juga mitra strategis bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM yang ingin membangun bisnis yang kuat, konsisten, dan berdaya saing tinggi.