INDUSTRY.co.id - Jakarta – Raksasa industri perhotelan dan hiburan global, Las Vegas Sands (NYSE: LVS), resmi menunjuk perusahaan konstruksi asal Singapura, Woh Hup (Private) Limited, sebagai kontraktor utama pembangunan proyek ultra-mewah generasi terbaru di kawasan Marina Bay Sands.

Penunjukan ini diberikan setelah melalui proses tender kompetitif yang melibatkan sejumlah perusahaan konstruksi terkemuka di kawasan. Proyek bernilai miliaran dolar tersebut ditargetkan rampung pada 2030 dan menjadi tonggak penting dalam investasi jangka panjang Las Vegas Sands di Singapura.

Woh Hup dipilih berkat kapabilitas teknis yang kuat, pengalaman dalam menangani proyek-proyek kompleks, serta keunggulan dalam manajemen teknik dan desain. Didirikan pada 1927, Woh Hup merupakan salah satu perusahaan konstruksi swasta terbesar di Singapura dengan rekam jejak hampir satu abad.

Perusahaan ini sebelumnya terlibat dalam pembangunan sejumlah landmark nasional seperti Gardens by the Bay dan Jewel Changi Airport.

Chairman dan CEO Las Vegas Sands, Patrick Dumont, menyatakan bahwa kolaborasi ini menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bermitra dengan entitas lokal dalam menghadirkan proyek-proyek ikonik.

“Penunjukan ini semakin menegaskan komitmen kami untuk memastikan perusahaan Singapura terus mendapatkan manfaat dari kehadiran jangka panjang dan pertumbuhan kami di masa depan,” ujar Dumont.

Sementara itu, Chairman Woh Hup, Kim Yong, menyebut proyek ini sebagai simbol baru ambisi dan posisi global Singapura.

Proyek pengembangan terbaru ini dirancang oleh Safdie Architects yang dipimpin arsitek ternama Moshe Safdie. Saat ini, pembangunan berjalan pesat dengan melibatkan hingga 5.000 pekerja yang bekerja 24 jam sehari di lokasi proyek.

Setelah selesai, proyek ini akan menghadirkan menara hotel mewah all-suite yang menjulang tinggi dengan pengalaman rooftop dan kuliner khas, butik ritel mewah, fasilitas permainan, spa dan wellness holistik, serta sekitar 200.000 kaki persegi ruang pertemuan premium. 

Selain itu juga akan ada arena berkapasitas 15.000 kursi yang dirancang khusus dengan latar belakang Marina Bay yang ikonik bertujuan untuk memperkuat ekosistem hiburan live di Asia. Arena ini digadang-gadang akan memperkuat ekosistem hiburan live di Asia dan menjadikan Singapura sebagai destinasi utama konser serta event internasional.

Penunjukan Woh Hup terjadi setelah Marina Bay Sands mencatat tahun paling sukses sepanjang sejarahnya pada 2025. Integrated Resort (IR) tersebut menghasilkan pengeluaran bisnis tahunan sebesar S$2,64 miliar, dengan 90,8% pengadaan dialokasikan kepada perusahaan berbasis di Singapura.

Berdasarkan kajian dampak ekonomi oleh Enright, Scott & Associates Limited, Marina Bay Sands diperkirakan berkontribusi sebesar 1,2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura pada 2025. Kontribusi ini mencakup dampak ekonomi langsung dan tidak langsung dari investasi, belanja pengunjung, serta efek berganda pada sektor pariwisata, ritel, hiburan, dan rantai pasok.

Patrick Dumont menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan skala dampak ekonomi Marina Bay Sands terhadap berbagai sektor industri di Singapura.

“Kami tetap berkomitmen kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi ekonomi Singapura secara berkelanjutan dan sejalan dengan ambisi jangka panjang negara ini,” tegasnya.

Dengan proyek ekspansi baru yang ambisius dan kinerja ekonomi yang memecahkan rekor, Las Vegas Sands dan Marina Bay Sands semakin memperkokoh posisinya sebagai motor penggerak utama industri pariwisata, hiburan, dan ekonomi Singapura di tingkat global.