INDUSTRY.co.id - Jakarta – Industri kecantikan Indonesia tengah berada di puncak kejayaannya. Dari produk skincare hingga make-up, merek lokal kini semakin menjadi pilihan utama konsumen Tanah Air.
Menurut data Statista, nilai pasar beauty & personal care di Indonesia diperkirakan mencapai USD 9,74 miliar atau sekitar Rp155 triliun pada tahun 2025, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar kecantikan terbesar di Asia Tenggara.
Dalam lanskap industri yang semakin kompetitif, Wardah tetap kokoh sebagai pemimpin pasar nasional. Berdasarkan data NielsenIQ Retail Index Service, Wardah telah mempertahankan posisinya sebagai merek bedak No. 1 di Indonesia selama delapan tahun berturut-turut (2017–2025).
Wardah mencatat omzet lebih dari Rp271 miliar pada Moving Annual Total (MAT) Juni 2025 dan menguasai hampir 40% pangsa pasar Two Way Cake (TWC) di Tanah Air. Tiga produk unggulannya, Colorfit Velvet Powder Foundation, Wardah Lightening Powder Foundation, dan Wardah Colorfit HD Blur Loose Powder, terus menjadi favorit di seluruh kanal distribusi.
“Kami bersyukur atas kepercayaan konsumen Indonesia yang terus memilih Wardah. Capaian ini memacu kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk terbaik,” ujar Ulfah Hasanah, Deputy Head Brand Building Wardah Decorative Face Makeup.
Fenomena meningkatnya kebiasaan belanja online dan kesadaran masyarakat terhadap self-care turut mendorong pertumbuhan industri kecantikan nasional. Konsumen kini semakin selektif, memilih produk yang tidak hanya mempercantik, tetapi juga mencerminkan nilai pribadi, seperti kehalalan, keamanan, dan keberlanjutan.
Tren ini juga tampak pada sektor e-commerce. Berdasarkan laporan riset Compas yang dipublikasikan oleh Databoks Katadata, Wardah menempati posisi merek bedak terlaris di Shopee Indonesia untuk kuartal II 2025, dengan porsi sekitar 1 dari setiap 10 transaksi bedak di platform tersebut.
Tahun 2025 menandai pergeseran besar dalam paradigma kecantikan. Kecantikan kini tak hanya soal tampilan luar, tetapi juga tentang nilai dan makna di balik produk.
Menurut riset GoodStats Indonesia, lima dari sepuluh merek bedak terlaris di Shopee merupakan produk lokal, sebuah bukti bahwa konsumen semakin bangga menggunakan produk buatan Indonesia.
Wardah, sebagai pelopor halal beauty brand di Indonesia, terus berinovasi untuk menjawab tren tersebut. Melalui inovasi berbahan alami, kemasan ramah lingkungan, dan kampanye #ColorFitHer, Wardah berupaya menginspirasi perempuan Indonesia untuk tampil cantik dengan cara yang positif dan bermakna.
“Konsumen kini ingin tahu apa yang ada di balik produk yang mereka gunakan, mulai dari bahan, nilai merek, hingga dampak sosialnya. Wardah ingin menjadi bagian dari perjalanan itu,” tambah Ulfah.
Keberhasilan Wardah mempertahankan posisi puncak selama delapan tahun berturut-turut mempertegas daya saing merek lokal di tengah maraknya kompetisi global. Didukung laboratorium inovasi, komunitas pengguna aktif, serta pemahaman mendalam terhadap kebutuhan perempuan Indonesia, Wardah terus berinovasi menghadirkan produk yang relevan di setiap segmen pasar.
Dengan kombinasi inovasi teknologi, formulasi unggul, dan strategi komunikasi yang kuat, Wardah tak hanya menjadi simbol kecantikan, tetapi juga kebanggaan nasional bahwa produk lokal mampu memimpin di pasar domestik sekaligus bersaing di kancah global.