INDUSTRY.co.id - Jakarta — PT Organon Pharma Indonesia Tbk (Organon) mengumumkan UNFPA Indonesia sebagai penerima program Her Health Grant 2026, sebuah inisiatif global yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas kesehatan perempuan.

Program ini menjadi kolaborasi strategis antara UNFPA Indonesia, Organon, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, serta Kementerian Kesehatan dalam memperkuat layanan kesehatan seksual dan reproduksi di Tanah Air.

Melalui Her Health Grant, Organon mendukung organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan kesehatan perempuan melalui pendekatan akses, inovasi, dan edukasi—terutama di area yang selama ini masih menghadapi kesenjangan signifikan.

Dalam program tahun ini, proyek REACH (Revitalizing Equitable Access and Choice for Her) yang diusulkan UNFPA Indonesia terpilih sebagai penerima hibah. Proyek ini dinilai memiliki dampak nyata bagi masyarakat serta sejalan dengan prioritas global Organon.

Managing Director Organon Asia Pasifik, Andreas Daugaard Jørgensen, menegaskan bahwa kawasan Asia Pasifik menjadi salah satu fokus utama karena tingginya kebutuhan layanan kesehatan perempuan yang belum terpenuhi.

“Advokasi praktis dan dukungan langsung di lapangan menjadi kunci kemajuan nyata. Melalui Her Health Grant, kami mendorong kepemimpinan komunitas agar solusi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perempuan dan anak perempuan yang sehat akan memperkuat fondasi masyarakat secara keseluruhan.

Sementara itu, Presiden Direktur Organon Indonesia, Daniel, menyoroti masih adanya kesenjangan akses layanan kesehatan reproduksi di Indonesia.

“Banyak perempuan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan penting, termasuk kontrasepsi dan perawatan ibu serta bayi baru lahir. Ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan akses yang lebih merata dan pilihan yang lebih luas,” katanya.

Dari sisi penerima hibah, Kepala Perwakilan UNFPA Indonesia, Hassan Mohtashami, menyambut dukungan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperluas akses layanan berbasis hak.

“Dukungan ini memastikan perempuan memiliki akses terhadap informasi, layanan, dan pilihan untuk mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksi mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, program ini akan memperkuat komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi tanpa meninggalkan satu pun perempuan.

Meski didukung oleh Organon, seluruh program dalam Her Health Grant tetap dirancang dan dijalankan secara independen oleh organisasi penerima, guna memastikan implementasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Dengan hadirnya proyek REACH, diharapkan akses terhadap layanan kesehatan perempuan di Indonesia semakin inklusif, merata, dan berkelanjutan.