INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar membahas peluang kolaborasi industri musik saat bertemu dengan Big Ground Entertainment bersama KANVERSE Korea di Epicentrum XXI, Jakarta, Selasa (10/3). Pertemuan ini membahas pengembangan industri musik, produksi konten kreatif, serta upaya membuka panggung internasional bagi talenta Indonesia.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Big Ground Entertainment yang membahas potensi sinergi industri musik Indonesia–Korea. Pembahasan mencakup pengembangan talenta musik, produksi karya bersama, hingga pembukaan akses panggung internasional melalui penguatan ekosistem music intellectual property (IP).
“Indonesia memiliki talenta kreatif yang sangat besar serta pasar yang kuat. Melalui kemitraan dengan pelaku industri internasional seperti Big Ground Entertainment dan KANVERSE, kita dapat membuka lebih banyak peluang bagi musisi Indonesia untuk tampil di panggung global sekaligus memperkuat ekosistem industri musik nasional,” ujar Wamen Irene.
Irene menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar global sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku industri kreatif nasional. Menurutnya, pengembangan music IP, produksi karya kolaboratif, serta penyelenggaraan pertunjukan lintas negara dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan subsektor musik yang terus didorong pemerintah sebagai the new engine of growth.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari produksi musik bersama antara kreator Indonesia dan Korea Selatan, penyelenggaraan pertunjukan di berbagai kota di Asia, hingga pengembangan konten hiburan yang dapat diproduksi dan dipasarkan secara global.
CEO Big Ground Entertainment Kevin Hermanto menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam perkembangan industri hiburan Asia, terutama dari sisi talenta kreatif dan basis audiens yang luas.
“Kami ingin mempertemukan artis dan kreator dari Indonesia dan Korea untuk menciptakan karya bersama. Melalui produksi musik, pertunjukan, hingga pengembangan konten hiburan, kami berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang baru bagi talenta Indonesia untuk menjangkau audiens global,” ujarnya.
Sementara itu, CEO KANVERSE Korea Seo Min-Kyu menilai kemitraan lintas negara menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan industri musik di tengah dinamika industri hiburan global.
“Kami melihat potensi besar dalam kerja sama antara Indonesia dan Korea, baik dalam pengembangan karya musik, pertukaran kreator, maupun perluasan distribusi konten ke pasar internasional,” katanya.
Melalui diskusi ini, Kementerian Ekonomi Kreatif berharap sinergi antara pelaku industri dari kedua negara dapat memperkuat ekosistem musik nasional sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi kreator Indonesia untuk terhubung dengan jaringan industri hiburan global.