INDUSTRY.co.id - Jakarta - Salah satu film animasi terbaru dari Pixar Animation Studios dan Walt Disney Pictures Hoppers menghadirkan kisah petualangan unik sekaligus penuh pesan tentang hubungan manusia dengan alam.

Mengangkat cerita Mabel, seorang gadis yang menggunakan teknologi untuk masuk ke dalam tubuh robot beaver dan merasakan langsung kehidupan hewan dari sudut pandang berbeda.

Dengan premis yang segar, film ini tidak hanya menyuguhkan petualangan seru, tetapi juga mengangkat isu empati, ekosistem, hingga hubungan manusia dengan lingkungan secara relevan.

Dengan visual yang memikat dan cerita yang hangat, “Hoppers” menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda dari film animasi hewan pada umumnya. Berikut lima fakta unik di balik film ini yang membuatnya semakin menarik untuk ditonton.

1. Petualangan Melihat Alam dari Perspektif Beaver

Berbeda dari film animasi yang biasanya menggunakan unsur sihir, “Hoppers” menghadirkan pendekatan yang lebih modern. Mabel tidak berubah menjadi hewan secara ajaib, melainkan masuk ke dalam tubuh robot beaver melalui teknologi yang dirancang khusus.

Lewat tubuh robot tersebut, Mabel merasakan langsung bagaimana kehidupan di alam berlangsung, bagaimana hewan bertahan hidup, berinteraksi, hingga menjaga wilayahnya.

Pengalaman ini mengajak penonton melihat dunia dari perspektif yang benar-benar berbeda—seolah ikut merasakan bagaimana rasanya hidup sebagai bagian dari ekosistem alam.

2. Dunia Hewan yang Punya Sistem Sosial Seperti Masyarakat

Dalam “Hoppers”, dunia hewan tidak digambarkan sekadar kumpulan makhluk liar tanpa aturan. Mereka memiliki sistem kepemimpinan yang disebut Council of Animals, sebuah dewan yang menjadi pusat pengambilan keputusan di habitat tersebut.

Di dewan ini terdapat berbagai pemimpin spesies, seperti King George, Amphibian King, Bird King, Fish Queen, Insect Queen, hingga Reptile Queen. Setiap pemimpin mewakili kelompoknya dalam menentukan keputusan penting di habitat mereka.

Konsep ini membuat dunia hewan di film terasa lebih kompleks dan hidup—layaknya sebuah masyarakat dengan struktur kekuasaan, kepentingan, dan aturan bersama.

3. Peran Penting Beaver Dalam Ekosistem

Kisah petualangan Mabel dalam film ini menjadi pintu masuk untuk membahas keseimbangan alam. Beaver tidak hanya hadir sebagai karakter, tetapi dijelaskan sebagai keystone species, yaitu spesies kunci yang keberadaannya menopang kehidupan banyak organisme lain.

Mereka juga dikenal sebagai ecosytem engineer karena bendungan yang mereka bangun mampu menciptakan lahan basah yang menjadi habitat bagi berbagai tumbuhan dan hewan lain. Bahkan, area tersebut bisa membantu menjaga kelembaban tanah dan melindungi biodiversitas.

Di dalam film, filosofi ini juga diperkuat lewat konsep Pond Rules, yaitu pedoman hidup komunitas hewan di sekitar kolam, seperti Pound Rule 1 “Don’t be a stranger”, Pond Rule 2 yang berbunyi “When you gotta eat, eat”, dan  Pound Rule 3 berbunyi “We’re all in this together”. Pesan ini menegaskan bahwa setiap makhluk memiliki peran dalam menjaga keseimbangan alam.

4. Riset Serius Hingga ke Habitat Beaver Asli

Untuk menciptakan dunia yang terasa autentik, tim kreatif “Hoppers” melakukan riset langsung ke alam liar. Mereka melakukan perjalanan ke Yellowstone National Park dan Colorado untuk mengamati langsung kehidupan satwa liar, termasuk beaver di habitat aslinya.

Sutradara Daniel Chong menjelaskan pengalaman tersebut memberi sudut pandang berbeda bagi seluruh tim. “Kami menghabiskan waktu selama satu minggu di sana dan benar-benar membenamkan diri di alam. Kami didampingi pemandu yang luar biasa dan membantu kami menyatu dengan lingkungan tersebut. Saya ingat ketika kami tiba, mereka berkata, ‘Kalian sekarang memasuki rumah para hewan. Kalian adalah tamu di sini.’ Itu menjadi momen yang mengubah perspektif kami, karena seringkali justru kita merasa alam yang berada di ruang kita.”

Pengalaman tersebut kemudian memengaruhi cara dunia “Hoppers” dibangun sehingga terasa lebih hidup dan penuh rasa hormat terhadap alam.

5. Lagu yang Ditulis dan Dinyanyikan Langsung olehi SZA  

Film “Hoppers” juga semakin berkesan lewat lagu penutup berjudul “Save The Day” yang ditulis dan dinyanyikan langsung oleh SZA. Lagu ini diproduksi bersama Rob Bisel dan Ben Lovett, menghadirkan nuansa emosional yang memperkuat perjalanan karakter Mabel.

Menurut Daniel Chong, saat pertama kali tim produksi mendengarnya, banyak yang merasa sangat tersentuh. Lagu tersebut tidak hanya menjadi penutup film, tetapi juga menjadi semacam anthem tentang harapan generasi muda untuk membawa perubahan bagi dunia.

Lewat cerita yang hangat, visual memikat, dan pesan lingkungan yang kuat, Hoppers menawarkan pengalaman menonton yang tidak hanya menghibur, tetapi mungkin akan membuat kita sadar bahwa manusia bukan pusat dari segalanya—kita hanyalah bagian dari ekosistem yang sama.

Ikuti perjalanan Mabel dalam menemukan cara baru melihat dunia lewat petualangan yang berbeda dalam Disney and Pixar’s “Hoppers” di layar lebar mulai 4 Maret 2026.