INDUSTRY.co.id - Jakarta – Momentum Ramadan hingga Lebaran selalu menjadi periode krusial bagi sektor transportasi. Tahun ini, Bluebird Group memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, mulai dari agenda berbuka puasa, silaturahmi, hingga arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Perubahan pola perjalanan yang kini lebih terkonsentrasi menjelang dan setelah Lebaran mendorong perusahaan transportasi ini memperkuat layanan di berbagai titik strategis. Tak kurang dari 1.300 pangkalan disiagakan di seluruh Indonesia, mencakup pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, residensial, hotel, hingga simpul transportasi utama seperti bandara, stasiun, dan terminal.

Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, menegaskan bahwa kesiapan Ramadan 2026 dirancang berdasarkan proyeksi lonjakan mobilitas di periode paling padat.

Lebih dari 25.000 armada disiapkan, termasuk peremajaan unit untuk seluruh lini layanan seperti Bluebird, Silverbird, Goldenbird, Bigbird, Cititrans, hingga Bluebird Kirim.

Langkah ini diperkuat oleh data survei YouGov terkait jendela perjalanan Lebaran 2026. Data tersebut menunjukkan 43% masyarakat berangkat mudik dua hingga enam hari sebelum Lebaran, dan 51% responden kembali dua hingga enam hari setelah Lebaran. Menegaskan bahwa periode H-6 hingga H+6 Lebaran menjadi fase paling sibuk dalam pergerakan masyarakat.

Data internal 2025 Bluebird Group juga menunjukkan tren positif pada fase arus balik. Untuk layanan taksi Bluebird, sejumlah kota di Pulau Jawa seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, serta Medan dan Makassar mencatatkan rata-rata pertumbuhan hingga 20% dibandingkan periode sebelum Ramadan.

Pada lini antarkota, Cititrans membukukan pertumbuhan hampir 23% pada periode Lebaran dan arus balik dibanding pekan sebelumnya. Di sisi lain, Bluebird Kirim mencatat lonjakan transaksi hingga 62% selama bulan Ramadan dibandingkan sebulan sebelum Ramadan.

Angka ini memperlihatkan peningkatan kebutuhan mobilitas sekaligus pengiriman barang, termasuk hampers Lebaran.

Tidak hanya fokus pada kesiapan operasional, Bluebird juga mengangkat makna perjalanan sebagai bagian dari “kemenangan” personal di bulan Ramadan melalui kampanye #MenangBarengBluebird.

Menurut Monita, Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang memenangkan berbagai tantangan kecil sehari-hari—termasuk stres dan ketidakpastian saat perjalanan di tengah padatnya aktivitas.

Bluebird hadir sebagai teman perjalanan yang membantu pelanggan tetap tenang dan terencana hingga momen Hari Raya tiba.

“Bluebird hadir sebagai teman perjalanan yang membantu menjaga ketenangan, mengantarkan pelanggan menutup bulan suci menjadi pribadi yang lebih utuh saat merayakan hari kemenangan,” kata Monita.

Beragam inisiatif tersebut diwujudkan melalui optimalisasi fitur di aplikasi MyBluebird, termasuk Advance Booking yang memungkinkan pelanggan menjadwalkan perjalanan lebih awal sesuai agenda berbuka, silaturahmi, atau perjalanan mudik, serta Fixed Price yang memberikan kepastian tarif sehingga pelanggan tetap tenang meski kondisi lalu lintas padat.

Selain itu, Bluebird juga menghadirkan program promo Ramadan serta kolaborasi dengan mitra F&B, di mana pelanggan dapat menikmati sajian ringan yang tersedia di armada untuk berbuka puasa di perjalanan. Inisiatif ini dihadirkan untuk memastikan pengalaman pelanggan tetap praktis dan nyaman, bahkan saat harus berbuka di tengah mobilitas.

Dengan dukungan armada besar, pengemudi profesional, dan teknologi digital terintegrasi, Bluebird Group menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal selama Ramadan hingga arus balik Lebaran 2026.