INDUSTRY.co.id - Serpong, Indonesia Women’s Open presented by BTN memainkan putaran kedua pada Sabtu (31/1) di Damai Indah Golf–BSD Course. Putaran ini menjadi penentu bagi para pegolf untuk memastikan tempat di putaran final yang akan berlangsung pada Minggu (1/2).

Perubahan signifikan terjadi di puncak klasemen. Leader putaran pertama, Hwang Yeonseo (KOR), harus turun ke posisi T3 setelah membuat bogey di hole akhir dan gagal mempertahankan keunggulan tipisnya. Posisi teratas kini diambil alih oleh rekan senegaranya, Kim Seoyoon2.

Pegolf Korea berusia 23 tahun itu tampil luar biasa dengan mencatatkan skor 64 (8-di bawah-par), skor terendah sepanjang dua putaran Indonesia Women’s Open presented by BTN. Tak hanya mencetak skor terbaik, Seoyoon2 juga menyelesaikan putaran tanpa satu pun bogey. Ia kini memimpin klasemen dengan total skor 134 (10-di bawah-par).

“Pukulan driver dan iron saya secara overall berjalan sesuai dengan yang saya harapkan. Permainan di green di first nine tidak terlalu bagus (dengan 2 birdie), tetapi akhirnya putting saya berjalan sangat baik di back nine (8 birdie),” kata Seoyoon2.

“Saya memang menerapkan permainan menyerang. Saya berusaha terus menyerang, tetapi tetap menjaga agresivitas. Besok pun saya akan tetap bermain menyerang dan agresif,” lanjut Seoyoon2, yang telah mengoleksi tiga gelar KLPGA Dream Tour sejak menjadi profesional pada 2021.

Seoyoon2 sementara unggul satu pukulan atas wajah baru di papan atas klasemen, Prim Prachanakorn (Am, THA). Pegolf amatir asal Thailand tersebut juga tampil impresif dengan total skor 135 (9-di bawah-par). Juara Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 di DIG PIK Course Jakarta itu berpeluang meraih gelar low amateur apabila gagal menembus posisi juara umum.

Dari kubu tuan rumah, dua pegolf Indonesia masih membuka peluang di kategori masing-masing. Kristina Natalia Yoko menjadi harapan terbaik di sektor profesional. Ia mencatatkan skor total 138 (6-di bawah-par) setelah menutup putaran kedua dengan 70 (2-di bawah-par), dan kini menempati posisi T9.

“Pressure pasti masih ada. Namun, saya bersyukur masih bisa merasakan pressure ini, karena privilege juga bisa merasakan pressure sebesar ini. Kita lihat besok hasilnya seperti apa,” ujar Yoko, yang tertinggal empat pukulan dari pimpinan klasemen.

Sementara itu, pegolf amatir Indonesia Sania Talitha Wahyudi tetap menjaga peluang untuk meraih gelar low amateur. Atlet tim nasional Indonesia tersebut mengoleksi total skor 139 (5-di bawah-par) dan hanya terpaut empat pukulan dari Prim Prachanakorn dalam persaingan amatir terbaik.

Indonesia Women’s Open presented by BTN menetapkan 65 pegolf yang berhak melaju ke putaran final. Cut ditetapkan pada skor total 146 (2-di atas-par). Dari jumlah tersebut, lima pegolf Indonesia berhasil lolos, yaitu Kristina Natalia Yoko, Sania Talitha Wahyudi, Holly Victoria Halim, Meva Helina Schmit, dan Patricia Sinolungan. Jumlah ini menjadi yang terbanyak sepanjang keikutsertaan pegolf wanita Indonesia di ajang ini, meningkat dibandingkan edisi tahun lalu yang hanya meloloskan dua pemain ke putaran final.

Pada edisi 2026, Indonesia Women’s Open presented by BTN menjadi turnamen pembuka Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) Series Tour. Meski demikian, secara kalender rangkaian APAC Circuit, turnamen ini menjadi yang kedua setelah Taiwan Mobile Ladies Open yang digelar pada Desember 2025. Edisi kedua women’s national open Indonesia ini diikuti para pemain elite dari KLPGA Dream Tour serta pegolf papan atas dari lebih dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.